Rabu, 25 Mei 2016

RAHASIA MENGUBAH IDE MENJADI UANG



Siapa sih yang di dunia ini tak membutuhkan UANG ? Saya dan anda tentu mau uang, bukan? udah jujur saja.. kalau mayoritas orang mengatakan, "bila ingin meraup uang yang banyak melalui bisnis", maka disini saya beri anda alternatif yang berbeda. Apa?

Disini saya akan berbagi kepada anda bagaimana MENGUBAH IDE SEDERHANA menjadi Tulisan PENGHASIL UANG. Menarik bukan?

Saya tidak akan kebanyakkan teori kok, nih saya sediakan ebook gratis buat anda.. silahkan di download!!



SEMOGA BERMANFAAT..! 




Anda bisa sekaligus follow my Fanspage untuk mendapatkan banyak hal menarik untuk anda dapatkan sebagai BONUS dari kami. ----> Silahkan klik Al-Banna Store

Kamis, 12 Mei 2016

INILAH RAHASIA STEVE JOBS SAAT LAUNCHING APPLE

Gambar 1: Steve Jobs dengan Produk Apple

Kali ini saya memberikan kesempatan yang sangat FANTASTIK kepada anda, disinilah anda bisa langsung menonton dengan seksama, "bagaimana cara steve job mengguncangkan dunia dengan apple".


SEMOGA BERMANFAAT...!!!

APA JADINYA DUNIA TANPA PENDIDIKAN ?




Ini sangat kejam sekali, tentunya anda dapat membayangkan sekilas, bagaimana nasib dunia ini tanpa pendidikan. Sebagai contoh, ambil lingkup terkecil. Bagi anda yang sudah berkeluarga, aktivitas apa yang anda lakukan dipagi hari ? Breakfast. Baik, makan pagi bersama keluarga dimeja makan. Perhatikan, ini merupakan dampak dari sebuah pendidikan.

Ini mengandung pendidikan sosial, yaitu dari kata bersama. Pertama, menunjukkan sebuah keharmonisan keluarga yang bilamana ini dilakukan secara rutin akan memberi ikatan emosional dan sebuah rasa sensasi yang tidak bisa anda bayangkan. Cobalah! Kedua, adanya makna sikap dermawan antar sesama, contoh: bila ada lauk yang habis kemudian diberi miliknya. Ketiga, Tolong menolong kepada yang membutuhkan, contoh: seorang istri mengambilkan nasi untuk suaminya. Keempat, saling menghargai, contoh: bila satu dari mereka yang makan belum selesai, maka tidak boleh meninggalkan tempat kecuali ada hal penting. Dan lain sebagainya. Ini pendidikan!

Dari ilustrasi diatas, bisa anda bayangkan dalam aktivitas tersebut tanpa adanya pendidikan, dalam hal ini adalah ilmu. Coba apa yang terjadi bila tanpa kebersamaan, maka bisa jadi akan muncul sifat acuh tak acuh, ingin menang sendiri, individualism, dan berbuat seenaknya & semaunya. Tentu hasilnya akan berbalik. Ini baru contoh sederhana, dalam hal kecil yaitu lingkup keluarga.Sedangkan makna pendidikan itu luas. Luas sekali!

Contoh lain, ketika orang tidak berpendidikan, maka ia hanya mengambil manfaat tanpa mempertimbangkan dampak apa yang akan terjadi setelahnya. Tentunya anda tahukan tentang pembakaran hutan secara liar ?bagaimana damaknya ? bisa terjadi banjir, asap dimana-mana, dan lain-lain. Jadi pendidikan itu, tidak hanya mengedepankan pandai intelektual.Tapi, bagi kami “Pendidikan itu melibatkan Kecerdasan, Kelakuan, Ketuhanan, Kemoralan, dan Konsekuensi”.Jadi, 5K inilah yang perlu kita pegang.Silahkan digaris bawahi.

Ada seseorang yang belajar dan mendalami ilmu agama di suatu lembaga ternama, saat ujian nilainya pun bisa dikatakan sempurna. Tragisnya, setelah kita perhatikan kesehariannya dia sering membantah perintah orangtua, ibadah juga kadang-kadang, maka kami berani mengatakan ia bukanlah orang yang berpendidikan. Sekali lagi, perhatikan 5K (Kecerdasan, Kelakuan, Ketuhanan, Kemoralan, dan Konsekuensi).

Sebagai contoh berikut yang menarik, sebuah legenda “Malin Kundang”, siapa yang tak kenal kisah ini ?tentunya semua mengenal dan pernah mendengar nama ini. Malin kundang bisa dikatakan sukses, sangat sukses sekali, ia memiliki rumah sendiri yang sangat besar, uang yang sangat banyak. Namun kenapa berakhir menjadi batu ?betul sekali. Malin Kundang tidak termasuk orang yang berpendidikan.Sekali lagi, lihat 5K.Malin Kundang melupakan Kemoralan, Ketuhanan, dan Konsekuensi.Ini semua karena Malin Kundang belum baca buku ini. Serius!
Pernahkah anda menengok pendidikan di Pondok Pesantren Salafiyah?Atau mungkin anak anda belajar dan mengaji disana.Secara umum, pendidikan karakter yang diterapkan sangatlah bagus sekali, mulai dari social, sopan-santun, keilmuan, dll.Tapi pernahkah anda menemukan, biasanya yang paling sering terjadi adalah hilangnya alas kaki.Niatnya memang meminjam tapi tanpa seizin yang memiliki (Gosob). Kenapa ini bisa terjadi ?yah, ini bukan urusan kami. Tapi begitulah yang terjadi.Padahal pendidikan tata krama, sopan-santun, sangat dijunjung tinggi.Sangat disayangkan.Sekali lagi, ini belum memenuhi 5K.mereka melalaikan Kemoralan dan Konsekuensi.
Itulah sederet peristiwa-peristiwa yang terjadi bila seseorang belum bermental dan berjiwa pendidikan. Dan ia yang tidak melupakan 5K (Kecerdasan, Kelakuan, Ketuhanan, Kemoralan, dan Konsekuensi) itulah yang sejatinya dapat dikatakan orang berpendidikan. Sangat banyak sekali contoh-contoh dalam lingkup lain. Apapun yang anda temukan dan lihat, disanalah dibutuhkan ilmu dari sebuah pendidikan.Tentunya anda dapat melihatnya!

Minggu, 08 Mei 2016

JANGAN MAU MISKIN, KAMU HARUS KAYA




Dalam kesempatan kali ini, saya akan berbagi tips kepada anda, namun BUKAN tentang bagaimana caranya kaya dengan banyak uang, NAMUN bagaimana caranya kita mengelola keuangan kita agar bisa mengsave dari pemasukan kita sehingga bisa kaya, sepakat?
Ini penting. Benar-benar penting! Mengapa?
  

# pernahkah anda menemukan seseorang yang tiba-tiba uangnya keluar dan dia lupa/tidak tahu uangnya dipakai untuk apa ? BANYAK
# pernahkah anda menemukan seseorang yang memiliki pemasukan hingga 50 juta per bulan, tapi ia masih minus (-)? BANYAK
# pernahkah anda menemukan seseorang yang memiliki pemasukan hingga 100 juta per bulan, namun ia memiliki hutang, dan hidupnya belum nyaman serta merasa kekurangan ? BANYAK
----------------------------------------------------------

Bila terus-menerus itu yang terjadi, bisakah kita mengsave (menyimpan) uang kita per bulan? TENTU TIDAK. Coba perhatikan ini:

Sabtu, 07 Mei 2016

ENAKNYA JADI TRAINER



 Gambar 1: Potret Seorang Trainer

Anda tidak akan pernah melakukan sesuatu dengan serius sebelum paham benar efek dari apa yang anda lakukan. Berikut 12 poin yang bias saya share sebagai gambaran betapa “wow” nya menjadi seorang trainer

1.       PESAING KURANG
Dalam bisnis apapun selalu ada pesaing keran persaingan adalah tanda bisnis itu berkembang. Lihatlah bisnis-bisnis yang berkembang pasti muncul pesaing-pesaing baru yang ingin mengambil pasar yang sudah terbentuk itu. Akan tetapi persaingan dari bisnis training masih sangat kurang, coba anda amati di kota anda saja, ada berapa banyak trainer ? itu peluang untuk memulai.

2.       MODAL KECIL
Saat saya memutuskan menjadi trainer saya tidak sampai mengeluarkan modal diatas Rp 10.000.000 untuk mengikuti training yang menunjang saya untuk menjadi trainer. Menurut pandangan dan perhitungan saya, dalam waktu 1 tahun anda sudah bias balik modal dan setelah itu tinggal menikmati hasilnya. Bila anda ingin mengambil langkah maju, anda bisa mengikuti training yang saya adakan seperti public speaking (Rp 500.000), dan certified Trainer & Motivator (Rp 1.500.000). setelah itu anda akan saya bimbing sampai bias menjadi trainer. Anda bisa mengikuti di training atau personal privat bersama saya dengan menghubungi kontak saya di 085645483387. Apakah ada profesi yang investasi  awalnya lebih murah dari ini ?

3.       RETURN BESAR DAN CEPAT
Dalam bisnis factor kecepatan sangatlah penting, begitu juga dalam perkembangan uang anda. Jadi semakin cepat anda memperoleh uang, semakin baik, karena berate semakin cepat juga anda bisa melipatgandakannya di investasi yang lain, seperti di property atau emas. Menurut saya, rata-rata bisnis akan balik modal di tahun ketiga atau keempat. Sebagai trainer anda bisa balik modal dalam waktu jauh lebih cepat karena investasi yang anda keluarkan sangatlah rendah.

4.       RESIKO TIDAK ADA
Berbeda dengan bisnis barang yang memerlukan stok atau bisnis jasa yang memerlukan peralatan penunjang jalannya bisnis. Untuk menjadi trainer anda hanya membutuhkan laptop dan hp. Laptop digunakan saat presentasi, dan hp agar anda bisa dihubungi oleh perusahaan yang mengundang anda. Karena begitu rendahnya unvestasi yang anda keluarkan, maka resikonya hamper tidak ada sama sekali.

5.       BAYARAN PER JAM
Dulu, saat saya masih kuliah di salah satu universitas, saya sambil jualan ala kadarnya, tentu itu membutuhkan biaya dan waktu yang tidak sedikit. Namun beda cerita saat saya memutuskan menjadi trainer, saya hanya bekerja 2-3 jam (untuk 1 seminar), dan bayaran yang saya terima bisa saya katakana sama dengan hasil jualan saya selama 1 bulan.

6.       MUDAH TERKENAL
Sebelum saya menjadi seorang trainer, yah nampaknya saya hanya dikenal orang-orang itu saja dengan siklus yang sangat lambat. Namun saat saya bergelut dibidang training, ternyata semua berubah 180 derajat, banyak orang yang dating ingin berkenalan, foto, sharing, dan lain sebagainya. Yah, memang begitulah menjadi trainer lebih mudah dikenal.

Nantikan 6 manfaat terakhir enaknya menjadi seorang trainer…

INI KEBANGGAN KOTAKU

INI KEBANGGAAN KOTAKU “Menilik Keindahan Wisata AGRO PARK KLUMPIT” Ditulis oleh: M. Basyir Nadzir, S.S, M.Ag   Tuban adalah kotaku, ...