Selasa, 21 Juni 2016

THE MILLIONAIRE MIND



Hi teman, kali ini saya akan berbagi intisari dari buku “Secrets of the Millionare Mind” yang ditulis oleh T. Harv Eker. Sekilas tentang Eker, Eker adalah seorang penulis, pengusaha, dan pembicara seminar yang dikenal teori-teorinya tentang kekayaan dan motivasi.

Eker lahir di Toronto, Ontario Kanada pada tanggal 10 Juni 1954, dan tinggal disana semasa kecilnya. Setelah dewasa, Eker pindah ke Amerika Serikat  dan membangun lebih dari selusin perusahaan yang berbeda sebelum memiliki sebuah toko ritel kebugaran awal yang sukses. Setelah dikabarkan menghasilkan  jutaan dollar melalui jaringan toko kebugaran kemudian Eker kehilangan kekayaannya dikarenakan system yang tidak sempurna, Eker mulai menganalisa orang-orang kaya yang memiliki uang jutaan dollar dan mengarahkan dia untuk mengarahkan teori-teori yang ia kemukakan dalam menulis dan berbicara hari ini.



Berikut adalah point-point intisari yang bisa kita pelajari dan kita praktekkan dari buku Secrets of The Millionare Mind karangan Eker :

Yang membuat kita tidak sukses bukanlah sesuatu yang tidak kita ketahui, hambatan terbesar kita justru sesuatu yang telah kita ketahui. Bila anda ingin bergerak ke tingkat kehidupan yang lebih tinggi, anda harus bersdia melepaskan sejumlah cara pikir lama anda dan mulai menggunakan cara pikir yang baru. Tidak cukup berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat. Anda harus menjadi ORANG YANG TEPAT di tempat yang tepat dan waktu yang tepat.

Pendapatan anda hanya bisa bertumbuh sebesar usaha anda!!!
Seperti layaknya bangunan yang akan dibangun, pastikan akan ada gambaran seperti apa bangunan itu akan di bangun yang di namakan cetak biru. Dalam membangun kekayaan dalam finansial kita juga tentu harus punya cetak biru uang kita. Kita harus tahu dengan jelas kemakmuran seperti apa yang akan kita bangun.

Akar menciptakan buah!!
Apa yang tidak terlihat menciptakan apa yang terlihat. Bila anda ingin mengubah buah, anda harus mengubah akarnya terlebih dahulu. Bila anda ingin mengubah hal yang kasat mata, anda harus mengubah yang tidak kasat mata terlebih dahulu. Uang adalah hasil, kesejehteraan adalah hasil, kesehatan adalah hasil, penyakit adalah hasil, kita hidup di dunia SEBAB dan AKIBAT.

Pemikiran --> Perasaan --> Tindakan = HASIL
Ketika pikiran yang tidak kita sadari harus memilih antara emosi dan logika yang mengakar secara dalam, EMOSI hampir selalu akan menang. Lagi-lagi alam bawah sadar anda yang telah dikondisikan menentukan pemikiran anda. Pemikiran anda menentukan keputuan anda. Dan keputusan anda menentukan tindakan anda. Yang pada akhirnya menentukan HASIL anda.

Siapapun yang bilang bahwa UANG TIDAK PENTING, dia tidak punya uang. Uang sangat penting dibidang yang efektif bagi uang, dan sangat tidak penting dibidang yang tidak efektif bagi uang. Walaupun cinta bisa membuat dunia terasa berputar, hal tersebut tidak bisa untuk membayar pembangunan rumah sakit, gereja/masjid, atau rumah. Hal itu juga tidak bisa memberi makan siapapun.
 
Masih belum percaya? Cobalah membayar tagihan anda dengan cinta. Tetap tidak yakin? Mampirlah ke bank dan cobalah menabung cinta dan lihat apa yang akan terjadi...

“Sesungguhnya tidak ada orang kaya yang percaya kalau uang tidak penting!!”

TIPS PUBLIC SPEAKING DARI LARY KING



Larry King adalah nama besar di dunia broadcasting. Ia juga dikenal sebagai public speaker hebat. Dunianya adalah dunia radio, televisi, dan public speaking. Terakhir ia menjadi presenter CNN dalam “Larry King Live”.



Bicara, kata Lary King dalam buku SENI BERBICARA, dilakukan oleh semua orang normal, tapi tidak semua orang mampu berbicara secara efektif.


Larry King tidak memberikan tips secara langsung dalam bukunya, Larry King mungkin terlalu banyak bercerita tentang pengalamannya. Tapi itu bisa menjadi sumber inspirasi.

Larry King membeberkan segala pengalaman, tips dan trik, dan seni berbicara yang membuatnya menjadi terkenal seperti sekarang. “berbicara itu seperti bermain golf, mengendarai mobil, atau mengelola toko. Semakin sering melakukannya, semakin mahir anda jadinya, dan semakin senang anda melakukannya”, katanya.

Setiap orang bisa bicara, tapi tidak semuanya bisa bicara dengan baik. Larry mengatakan bahwa untuk menjdi pembicara yang baik, mesti menjadi pendengar yang baik. Semua orang ingin berbicara mengenai dirinya, dan alangkah indahnya jika semua orang ingin pula mendengarkan orang lain berbicara. Ini sebenarnya prinsip mutualisme dasar yang diterapkan Larry: jika ingin dihormati, hormati orang lain. Dalam bukunya ini ia memberi banyak resep yang akan membantu kita menguasai seni berbicara, baik itu dengan teman sejawat, kelompok tugas, kelompok tugas, lawan jenis, atasan, orang tua, bahkan selebritis, dalam berbagai situasi.

Buku dengan judul “How to Talk to Anyone, Anytime, and Anywhere” yang sudah terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia (diterbitkan gramedia) ini juga membahas kecendrungan masyarakat kita yang senang menggunakan ‘catchphrase’, uangkapan-ungkapan kosong, yang sebenarnya, menurut Larry, merusak percakapan, serta beberapa istilah-istilah trendi yang sering digunakan.

Buku yang diterjemahkan menjadi “Seni Berbicara kepada Siapa Saja, Kapan Saja, dan Dimana Saja” ini sangat berguna bagi mereka terutama yang sering tampil didepan publik, karena ia juga memberikan rahasia untuk sukses memukau audiens. Namun, pada dasarnya, buku ini bagus untuk setiap orang, karena semua orang bicara.

Tips Public Speaking dari Larry King, berikut ini sebagian tips public speaking yang tercantum dalam buku tersebut :

1.     Pidato itu share pemikiran: “pasti ada kekuatan mistis dalam public speaking – ilmu rahasia yang membuat orang bisa menjadi pembicara yang baik. “Rahasia” saya sederhana saja, yaitu saya anggap public speaking tidak berbeda dengan jenis-jenis pembicaraan lain.  Itu merupakan cara untuk berbagi pikiran saya kepada orang lain”.
 
2.     Memiliki sesuatu untuk dikatakan: “dalam beberapa hal, pidato lebih mudah dari percakapan sosial, karena anda sepenuhnya menguasai arah pembicaraan. Tapi, Anda harus mempunyai sesuatu untuk dikatakan.
 
3.    Kunci pertama: bicarakan yang anda pahami saja. “kunci pertama menjadi public speaking (public speaker) yang sukses: bicarakanlah hal yang anda pahami. Jika tidak, audiens anda akan menjadi bosan kalau mereka tahu lebih banyak dari anda”.

“jika anda tidak merasa yakin dengan subjeknya, anda bisa tidak yakin pula dengan sikap anda. Carilah subjek (tema) yang anda pahami benar”.

4.        Sistematika: Prolog, Isi, Penutup: “jika sebelumnya anda memberitahu audiens anda apa yang akan anda bicarakan, mereka akan lebih mudah mengikuti isi pidato anda. Di bagian akhir, cobalah merangkum butir-butir penting dengan kata-kata yang sedikit berbeda dengan yang digunakan dalam pembukaan”.
 
5.        Kunci Kedua: Persiapan!: “jika anda memberikan pidato dengan topik yang belum pernah anda bicarakan, anda harus membuat persiapan, dengan berbagai cara, yang paling cocok bagi anda”.
 
“anda dapat menulis pidato anda, kata demi kata, dan membacanya dalam bentuk teks, pastikan sering melihat audiens. Anda juga bisa menggunakan ‘note cards’ (kartu catatan) berisi pointers materi pidato, cara ini lebih spontan, tidak akan terjebak menatap naskah”.

“lakukan latihan, didepan cermin atau didepan anggota keluarga anda. Sesuaikan dengan alokasi yang diberikan. Cari tahu berapa lama waktu yang diberikan kepada anda”.

6.        Tetaplah Audiens Anda: “jangan berbicara kepada dinding dibelakang atau jendela disamping anda. Itu bukan audiens anda. Tataplah audiens yang berbeda-beda agar semua kelompok merasa diperhatikan”.
 
7.        Pelajari pemenggalan kata dan perubahan suatu yang ingin anda gunakan: “anda bisa menggaris bawahi kata-kata yang ingin anda beri tekanan.  Beri tekanan pada saat yang tepat, dan jangan berbicara secara monoton”.
 
8.    Berdirilah Tegak!: “anda tidak perlu mengambil sikap berbaris, cukup berdiri dengan enak, jangan menyandarkan diri ke mimbar. Bersandar membuat pernafasan anda terganggu dan tidak sopan.
 
9.  Mikrofon: “kalau ada mikrofon didepan anda, taruhlah agak diatas, jangan membiasakan diri membungkuk seperti burung bangau, jangan pula menolehkan atau membalikkan badan untuk menjawab pertanyaan dari samping”.
 
10.    Humor: “jangan terlalu serius kalau tidak perlu. Meskipun anda memilih subjek serius, sebagian besar pendengar sebagian besar pendengar tetap senang menerima humor kecil”.
 
11.    Gaya Bicara Alami: “pembicaraan publik hanyalah suatu bentuk percakapan yang dimodofikasi, dan anda berbicara dengan gaya natural, audiens pasti memahami anda. Gunakan bahasa sehari-hari, sesuaikan cara bicara anda dengan karakter audiens”.
 
12.    Kenalilah Audiens Anda: Ini memungkinkan anda memantapkan hubungan dengan mereka di awal pembicaraan, dengan menunjukkan pemahaman anda akan titik pandang mereka. Pastikan anda ingat siapa audiens and, apa minat mereka, dan apa yang ingin mereka dengar dari anda.
 
13.    Ringkas: “ini hukum fundamental berbicara yang baik. Hukum ini terangkum dalam singkatan KISS, (Keep is Simple, Stupid! = “Bicaralah Singkat, Bodoh!”). tidak ada kata-kata murahan, kalimat rumit, istilah teknis.

#ForumTrainer&Motivator

SEMOGA BERMANFAAT Teman-Teman!! 

Minggu, 19 Juni 2016

KESALAHAN FATALSEORANG PUBLIC SPEAKER



INILAH ILMU DAGING DARI PAK ONGKY HOJANTO


Beberapa saat lalu, di website pribadinya, mentor saya Pak Ongky Hojanto baru saja share HAL KECIL dalam dunia PUBLIC SPEAKING yang mungkin sering diremehkan banyak orang, namun dampaknya FATAL kalau kita sampai melakukannya. Apa tuh kesalahannya?

Walaupun perannya hanya 8% dalam menunjang efektif komunikasi, nama verb dan pemilihan kata yang tepat akan membawa hasil  yang maksimal, khususnya dalam presentasi anda. Beberapa kata-kata yang sering digunakan namun sebetulnya tabu untuk dipakai karena akan membangun asumsi negative dibenak audiens anda.

Kata Tersebut adalah :

MAAF
Hindari permintaan maaf saat anda melakukan presentasi, untuk kesalahan pengucapan yang anda lakukan.
CONTOH YANG KELIRU: kata perannya 80% dalam sebuah komunikasi. Maaf, maksud saya peran kata-kata hanya 8% dalam sebuah komunikasi yang efektif.
CONTOH YANG BENAR: kata perannya 80% dalam sebuah komunikasi. Saya ulangi sekali lagi, kata-kata hanya 8% dalam sebuah komunikasi yang efektif.

KALAU TIDAK SALAH
Kalimat kalau tidak salah menggambarkan keraguan anda sebagai narasumber. Dan ini akan menurunkan kredibilitas anda dimata audiens.
CONTOH YANG KELIRU: Kalau tidak salah kata-kata perannya 8% dalam sebuah komunikasi.
CONTOH YANG BENAR: Kata perannya 8% dalam sebuah komunikasi. Anda bisa cek kepastiannya di web www.OngkyHojanto.com, pakar public speaking Indonesia.

MENGECILKAN DIRI ANDA
Apapu kondisi anda saat berbicara dihadapan audiens, sebisa mungkin tampil prima dan tidaklah perlu untuk menceritakan hal-hal yang kontraproduktif, seperti anda tidak siap karena baru saja ditunjuk, anda baru sembuh dari sakit, dll.
CONTOH YANG KELIRU: Dua jam yang lalu, saya baru diberitahu untuk memberi materi mengenai keselamatan kerja, sehingga saya tidak dapat menyiapkan materi ini secara maksimal

Practice make perfect, Selamat Mencoba!

Rabu, 25 Mei 2016

RAHASIA MENGUBAH IDE MENJADI UANG



Siapa sih yang di dunia ini tak membutuhkan UANG ? Saya dan anda tentu mau uang, bukan? udah jujur saja.. kalau mayoritas orang mengatakan, "bila ingin meraup uang yang banyak melalui bisnis", maka disini saya beri anda alternatif yang berbeda. Apa?

Disini saya akan berbagi kepada anda bagaimana MENGUBAH IDE SEDERHANA menjadi Tulisan PENGHASIL UANG. Menarik bukan?

Saya tidak akan kebanyakkan teori kok, nih saya sediakan ebook gratis buat anda.. silahkan di download!!



SEMOGA BERMANFAAT..! 




Anda bisa sekaligus follow my Fanspage untuk mendapatkan banyak hal menarik untuk anda dapatkan sebagai BONUS dari kami. ----> Silahkan klik Al-Banna Store

Kamis, 12 Mei 2016

INILAH RAHASIA STEVE JOBS SAAT LAUNCHING APPLE

Gambar 1: Steve Jobs dengan Produk Apple

Kali ini saya memberikan kesempatan yang sangat FANTASTIK kepada anda, disinilah anda bisa langsung menonton dengan seksama, "bagaimana cara steve job mengguncangkan dunia dengan apple".


SEMOGA BERMANFAAT...!!!

APA JADINYA DUNIA TANPA PENDIDIKAN ?




Ini sangat kejam sekali, tentunya anda dapat membayangkan sekilas, bagaimana nasib dunia ini tanpa pendidikan. Sebagai contoh, ambil lingkup terkecil. Bagi anda yang sudah berkeluarga, aktivitas apa yang anda lakukan dipagi hari ? Breakfast. Baik, makan pagi bersama keluarga dimeja makan. Perhatikan, ini merupakan dampak dari sebuah pendidikan.

Ini mengandung pendidikan sosial, yaitu dari kata bersama. Pertama, menunjukkan sebuah keharmonisan keluarga yang bilamana ini dilakukan secara rutin akan memberi ikatan emosional dan sebuah rasa sensasi yang tidak bisa anda bayangkan. Cobalah! Kedua, adanya makna sikap dermawan antar sesama, contoh: bila ada lauk yang habis kemudian diberi miliknya. Ketiga, Tolong menolong kepada yang membutuhkan, contoh: seorang istri mengambilkan nasi untuk suaminya. Keempat, saling menghargai, contoh: bila satu dari mereka yang makan belum selesai, maka tidak boleh meninggalkan tempat kecuali ada hal penting. Dan lain sebagainya. Ini pendidikan!

Dari ilustrasi diatas, bisa anda bayangkan dalam aktivitas tersebut tanpa adanya pendidikan, dalam hal ini adalah ilmu. Coba apa yang terjadi bila tanpa kebersamaan, maka bisa jadi akan muncul sifat acuh tak acuh, ingin menang sendiri, individualism, dan berbuat seenaknya & semaunya. Tentu hasilnya akan berbalik. Ini baru contoh sederhana, dalam hal kecil yaitu lingkup keluarga.Sedangkan makna pendidikan itu luas. Luas sekali!

Contoh lain, ketika orang tidak berpendidikan, maka ia hanya mengambil manfaat tanpa mempertimbangkan dampak apa yang akan terjadi setelahnya. Tentunya anda tahukan tentang pembakaran hutan secara liar ?bagaimana damaknya ? bisa terjadi banjir, asap dimana-mana, dan lain-lain. Jadi pendidikan itu, tidak hanya mengedepankan pandai intelektual.Tapi, bagi kami “Pendidikan itu melibatkan Kecerdasan, Kelakuan, Ketuhanan, Kemoralan, dan Konsekuensi”.Jadi, 5K inilah yang perlu kita pegang.Silahkan digaris bawahi.

Ada seseorang yang belajar dan mendalami ilmu agama di suatu lembaga ternama, saat ujian nilainya pun bisa dikatakan sempurna. Tragisnya, setelah kita perhatikan kesehariannya dia sering membantah perintah orangtua, ibadah juga kadang-kadang, maka kami berani mengatakan ia bukanlah orang yang berpendidikan. Sekali lagi, perhatikan 5K (Kecerdasan, Kelakuan, Ketuhanan, Kemoralan, dan Konsekuensi).

Sebagai contoh berikut yang menarik, sebuah legenda “Malin Kundang”, siapa yang tak kenal kisah ini ?tentunya semua mengenal dan pernah mendengar nama ini. Malin kundang bisa dikatakan sukses, sangat sukses sekali, ia memiliki rumah sendiri yang sangat besar, uang yang sangat banyak. Namun kenapa berakhir menjadi batu ?betul sekali. Malin Kundang tidak termasuk orang yang berpendidikan.Sekali lagi, lihat 5K.Malin Kundang melupakan Kemoralan, Ketuhanan, dan Konsekuensi.Ini semua karena Malin Kundang belum baca buku ini. Serius!
Pernahkah anda menengok pendidikan di Pondok Pesantren Salafiyah?Atau mungkin anak anda belajar dan mengaji disana.Secara umum, pendidikan karakter yang diterapkan sangatlah bagus sekali, mulai dari social, sopan-santun, keilmuan, dll.Tapi pernahkah anda menemukan, biasanya yang paling sering terjadi adalah hilangnya alas kaki.Niatnya memang meminjam tapi tanpa seizin yang memiliki (Gosob). Kenapa ini bisa terjadi ?yah, ini bukan urusan kami. Tapi begitulah yang terjadi.Padahal pendidikan tata krama, sopan-santun, sangat dijunjung tinggi.Sangat disayangkan.Sekali lagi, ini belum memenuhi 5K.mereka melalaikan Kemoralan dan Konsekuensi.
Itulah sederet peristiwa-peristiwa yang terjadi bila seseorang belum bermental dan berjiwa pendidikan. Dan ia yang tidak melupakan 5K (Kecerdasan, Kelakuan, Ketuhanan, Kemoralan, dan Konsekuensi) itulah yang sejatinya dapat dikatakan orang berpendidikan. Sangat banyak sekali contoh-contoh dalam lingkup lain. Apapun yang anda temukan dan lihat, disanalah dibutuhkan ilmu dari sebuah pendidikan.Tentunya anda dapat melihatnya!

INI KEBANGGAN KOTAKU

INI KEBANGGAAN KOTAKU “Menilik Keindahan Wisata AGRO PARK KLUMPIT” Ditulis oleh: M. Basyir Nadzir, S.S, M.Ag   Tuban adalah kotaku, ...